Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Memilih Kisah

Gambar
Harapanku di masa depan ialah memanggilmu Dan bumi ketika engkau berada di angkasa Berayun di pepohonan menembus gelapnya malam yang membuat hatiku semakin meleleh dan meleleh Segala sesuatu di dunia ini dapat ditahan Karena sejatinya kita hanya hidup sekali Ketika engkau menatapku Semua kesedihan seketika sirna Tetapi ketika engkau menghalangiku Kebahagiaan pun juga menghalangiku Andai aku kumpulkan semua air mataku Apakah itu cukup untukmu  Engkau mengambil air mataku tidakkah engkau juga mau memaklumiku Aku hanya bersuara padamu dan aku sibuk dalam kesibukanku Di dalamnya tidak ada air liur Dari kerinduan yang luntur Aku berkata bahwa Sungguh kecantikan itu hanyalah engkau Dan semua kerinduan ini hanyalah sebab dirimu Aku pikir bahwa aku bisa memilikimu Dan aku tak tahu bahwa keinginan ini hanyalah ilusi

Saat Kau Tak Disini

Gambar
Wahai hari hari masa lalu  kembalilah walau sebentar saja Wahai saudaraku  engkau hanya memiliki satu hari Demi Tuhan aku merindukan satu hari itu saat bersamamu Hari yang paling manis dalam hidupku ketika aku mulai mencintaimu Aku masih berusaha mencari-cari cara untuk memberitahumu dengan cara yang baik "betapa aku sangat mencintaimu" Tapi sampai kapan ? Engkau akan terus ada dalam pikiranku Sayangku, apakah hatiku ini pernah sesekali menghianatimu ? Aku minta maaf dikarenakan aku telah mencintai matamu dan membuatnya menangis Sungguh aku masih menginginkanmu Mungkinkah hatiku akan bersamamu kembali ? Sesungguhnya aku selalu memintamu kepada Tuhan dalam setiap doaku Namun jika engkau memiliki banyak cadangan  jangan dekati aku lagi Kita telah selesai

Seperti Yang Kau Inginkan

Gambar
Kapan kita akan bertemu lagi? Tahun depan setelah peperangan Kapan perang itu akan berakhir? Setelah kita bertemu Saat aku tenggelam, ia menjadi udaraku Dalam kedinginan, ia menjadi kehangatanku Dan dalam gelap ia menjadi penerangku Aku memberimu kesempatan untuk memilih Jadi pilihlah, apakah kamu akan mati di dadaku atau di dalam halaman puisiku Sebagian diriku ada bersamamu dan sebagian lagi ada bersamaku Dan mereka saling merindukan satu sama lain Jadi tolong satukanlah mereka Apakah kamu mencintainya sampai mati? Bicara tentang dia di atas kuburku  dan perhatikan bagaimana dia menghidupkanku kembali Aku merasa ingin mencium pedang-pedang karena ujung mereka mengingatkanku pada lekuk senyumanmu itu

Lato Lato, the world's toy

Gambar
Bogor, Indonesia. after the era of gadgets, at least 5 to dozens of children in my area who played outside the house, most of them gathered somewhere in Kp kukupu with their cell phones. Most of the games and activities that took place at Gg Djarum Kukupu, where dozens of children played online games and some were reported to be streaming YouTube indefinitely even until the afternoon before their parents searched for them. But that all changed when the trend of the game lato lato attacked, namely an object with 2 balls the size of a golf ball but made of plastic and tied with a rope and a clamp on top that read, "Tock.. Tok.. Tok ..." played by complaining the two sides ball with up and down movement with a rhythmic tempo. One of the local residents there, Mr. Yanto, said something while with me "It's great to see the atmosphere when children gather to play here, not only lato lato but here they communicate and socialize and stimulate playing other games like footbal...